Lirik Sikep – Ajeng Febria Feat Sela Ovi

Lirik Sikep – Ajeng Febria Feat Sela Ovi

Lirik Lagu Sikep – Musik pop Jawa dan dangdut koplo terus melahirkan karya-karya hits yang menyayat hati. Salah satu lagu terbaru yang tengah mencuri perhatian adalah “Sikep” yang dibawakan secara duet oleh Ajeng Febria Feat Sela Ovi.

Lagu ini diciptakan oleh musisi tangan dingin, Helarius Daru Indrajaya (dikenal juga sebagai Ndarboy Genk), yang memang ahli dalam merangkai kata-kata puitis berbahasa Jawa tentang patah hati.

Bagi Anda yang sedang mencari lirik lengkap “Sikep” atau ingin memahami makna mendalam di balik lagunya, berikut adalah ulasan lengkapnya.

Detail Informasi Lagu

Sebelum masuk ke lirik utama, berikut adalah kredit lagu yang perlu Anda ketahui:

  • Judul Lagu: Sikep

  • Penyanyi: Ajeng Febria Feat Sela Ovi

  • Pencipta Lagu (Songwriter): Helarius Daru Indrajaya

  • Genre: Pop Jawa / Dangdut

Lirik Lagu Sikep – Ajeng Febria Feat Sela Ovi

Piye kabarmu saiki
Nomer wa mu wis ganti
Tak tulis lagu nggo kowe
Mugo-mugo fyp
Kowe iso melu ngrungokke

Foto mu isih tak simpen
Nggo ngobati rasa kangen
Gusti tulung paringono
Ketemu raketang sedelo
Ning ngimpi yowis rapopo

Ngenti tekan saiki
Kowe neng ngendi aku mboh ra ngerti
Kowe neng kono yo mbuh karo sopo
Aku neng kene jogo ati mung kanggo kowe

Yen ngerti larane koyone
Ora bakal biyen tak tinggalke
Ha mbok o kowe salah aku tak sing ngalah
Ben hubungan ojo nganti pisah

Yen sih ono wektu go ketemu
Pisan wae tak sikep awakmu
Ngomongo aku lungo opo kudu bertahan
Aku ikhlas nompo kabeh kenyataan

 

Kesimpulan

Lagu “Sikep” dari Ajeng Febria Feat Sela Ovi bukan sekadar lagu galau biasa. Sentuhan tangan dingin Helarius Daru Indrajaya berhasil memadukan lirik yang modern (menyebut istilah WA dan FYP) dengan perasaan rindu klasik yang menyayat hati.

Perpaduan vokal Ajeng Febria dan Sela Ovi memberikan nyawa pada lagu ini, membuatnya sangat cocok didengarkan bagi siapa saja yang sedang “gamon” (gagal move on) atau merindukan seseorang yang telah jauh. Lagu ini mengajarkan tentang keikhlasan menerima kenyataan, meskipun hati masih ingin memeluk (nyikep) orang tersebut untuk terakhir kalinya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *